| Live Changing Experience |
|
|
|
| Artikel - Pendidikan | |
|
There are no translations available. Live Changing Experience (Pengalaman yang Merubah Hidup)
Sebelum berangkat ada sesi orientasi dari chapter di Samarinda selama 3 hari, orientasi nasional di Jakarta 4 hari dan farewell party. Di Jepang kami akan berkumpul dengan teman-teman dari 10 negara ASEAN, Australia, New Zealand, dan India. Jadwal kamipun diatur satu minggu tour (Nara-Kyoto-Hiroshima-Tokyo) dan satu minggu homestay (di kota Shiga).
Perjalanan dari Bandara Sukarno Hatta ke Kansai International Airport di Osaka membutuhkan waktu selama 8 jam, kami disambut oleh udara yang dingin karena di sana memang sedang musim salju. Tugas utama kami sebagai duta bangsa Indonesia selama di Jepang tidak hanya jalan-jalan, tetapi juga memperkenalkan budaya Indonesia dan menyerap berbagai budaya, baik dari negara Jepang maupun negara-negara lain. Membuka pikiran dan saling mengenal negara satu sama lain khususnya negara Jepang. Selain itu kami juga bisa melihat Indonesia dari sudut pandang yang berbeda dan itu membuat kami lebih mencintai Indonesia.
Ketika tour kami mengunjungi berbagai tempat bersejarah dan tempat wisata seperti Kinkakuji Tample, Todaji Tample, Kasuga Grand Shrine, Hiroshima Peace Memorial Park, Hiroshima Castle, Edo-Tokyo Museum, Tokyo Boat Tour, dan National Museum of Emerging Science and Innovation. Kami juga mencicipi berbagai jenis kuliner Jepang yang enak-enak, mengenal sejarah, memperoleh banyak informasi, memperbanyak teman dan menikmati setiap detail keindahan di Jepang. Subhanallah sekalilah.
Saya mendapatkan hostfamily di Shiga dan double placement dengan siswa dari Myanmar yang semuanya sangat baik dan ramah. Selama homestay, saya banyak mengenal budaya Jepang, gaya hidupnya, dan cara pandang mereka yang menurut saya
Program ini bagiku “Live Changing Experience” yang artinya pengalaman yang mengubah hidup. Kenapa? Karena ini pengalaman sekali seumur hidup yang tidak bisa terulang. Program ini juga sangat membuka pikiranku tentang luar negeri khususnya Jepang. Banyak pelajaran dan pengalaman berharga saya dapatkan yang tidak bisa didapatkan di sekolah. Semua ini membuat saya mempunyai dorongan untuk mengubah diri saya menjadi lebih baik mulai dari hal-hal kecil yang sepele, semoga lama-lama menjadi efek yang besar. Yang tidak kalah pentingnya adalah saya punya keluarga di Jepang, saya punya banyak teman dari berbagai negara dengan latar belakang budaya, gaya hidup, cara pandang yang sangat berbeda. I made friends and I will never forget. Tidak peduli dari negara mana, cantik atau jelek, hitam atau putih, nyambung atau tidak, we made connections. We believe through connections we reach understanding. Through connections we can do anything. Friendship is the best way to achieve peace.
Firda Arifatul Faqiha SMA YPK, XII IPA 3
|







